Renungan Kristen : Gunung Batu keselamatan Mazmur 18"1-3

Mazmur 18:1-3 — “ Untu pemimpin biduan. Dari hamba TUHAN, yakni Daud yang menyampaikan perkataan nyanyian ini kepada TUHAN, pada waktu TUHAN telah melepaskan dia dari cengkeraman semua musuhnya dan dari tangan Saul. Ia berkata: "Aku mengasihi ENGKAU, ya TUHAN, kekuatanku! Ya TUHAN, bukit batuku, kubu pertahananku dan penyelamatku, ALLAHku, gunung batuku, tempat aku berlindung, perisaiku, tanduk keselamatanku, kota bentengku!”
Tujuh puluh dua kali dalam tujuh puluh tiga pasal Daud berseru, TUHAN KESELAMATANKU.

Mengapa Daud berseru TUHAN adalah keselamatanku, karena dia telah melihat kebesaran TUHAN dalam hidupnya yang sanggup menyembunyikan dia dari musuhnya walaupun dia tidak beranjak dari tempatnya. Daud adalah seorang yang kuat, berpengalaman, bahkan mempunyai pasukan yang sangat banyak. Secara manusia, tidaklah sukar bagi Daud untuk mengupayakan dirinya aman dari ancaman musuhnya, dia bisa saja mengerahkan seluruh pasukannya untuk melindunginya, dia juga tidak mudah untuk di kalahkan sebab dia punya pengalaman untuk bertarung. Tetapi Daud tau kemana dia harus berlindung ketika dia mengalami masalah-masalah yang berat, bahkan ancaman-ancaman dari lawannya.
Daud mengkisahkan hidupnya bagaimana TUHAN menolong dia dan membuat mata para musuhnya tidak dapat melihat dia walaupun dari jarak pandang yang cukup dekat. Mazmur 2:11 — “ Beribadahlah kepada TUHAN dengan takut dan ciumlah kaki-NYA dengan gemetar.”

Daud mendapat perlindungan dari TUHAN karena dia adalah seorang yang takut akan TUHAN, dan dengan gemetar ia datang beribadah kepada TUHAN. Ini adalah suatu contoh prinsip ibadah yang baik buat kita, bagaimana seharusnya kita beribadah kepada TUHAN, Karena kita seringkali terpengaruh dengan masalah kita, sehingga membuat kita tidak sungguh-sungguh lagi datang kepada TUHAN. Mazmur 27:4 — “ Satu hal telah kuminta kepada TUHAN, itulah yang kuingini: diam di rumah TUHAN seumur hidupku, menyaksikan kemurahan TUHAN dan menikmati bait-NYA.”
Daud membuat suatu kebiasaan untuk membangun hubungan dengan TUHAN, Sehingga membuat kecintaannya kepada TUHAN semakin bertambah. Seperti inilah yang TUHAN YESUS KRISTUS inginkan dari kita, supaya kita benar-benar mengasihi KRISTUS TUHAN dengan segenap hati dan jiwa kita, dan percaya sungguh kepada-NYA.

Ketika kita beribadah kepada TUHAN YESUS, tentunya kita rindu supaya kita mengalami Hadirat TUHAN. Karena sia-sialah kita beribadah jika kita tidak mengalami TUHAN. Kita harus belajar seperti Daud, agar supaya kasih kita kepada TUHAN YESUS semakin besar. Ulangan 6:4-5 — “ Dengarlah, hai orang Israel: TUHAN itu ALLAH kita, TUHAN itu esa! Kasihilah TUHAN, ALLAHmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap kekuatanmu."
Sangat jelas ayat ini menjelaskan bahwa, kasih kita terhadap TUHAN YESUS haruslah dengan segenap, itu berarti kita harus memberi semuanya atau seutuhnya, dan tidak ada lagi yang tersisa. Hanya dengan kecintaan kita kepada TUHAN YESUS dengan sepenuhnya, membuat TUHAN YESUS bergerak mengamankan kita, DIA berdiri di depan kita seperti satu gunung batu yang besar dan menyembunyikan kita di belakangnya, sehingga kita tersembunyi dari mata musuh kita, walaupun dalam jarak pandang yang cukup dekat. TUHAN YESUS juga akan melakukan banyak hal yang hebat dan besar untuk kita.
Ketika TUHAN YESUS sudah membuat suatu panggilan di dalam hati kita untuk beribadah kepada-NYA, maka jangan dirusak apa yang sudah YESUS KRISTUS mulai di dalam hati kita ! Karena, kalau TUHAN YESUS tidak memulai di dalam hati kita suatu panggilan untuk beribadah, percaya, berharap, kita tidak akan pernah yakin kalau TUHAN YESUS itu satu-satunya penolong kita. Kalau TUHAN YESUS sudah memanggil hati kita untuk mencintai ibadah, mencintai Firman, maka seterusnya kitalah yang harus berusaha untuk konsisten dengan apa yang TUHAN YESUS mulai lebih dulu.
TUHAN YESUS rela memberikan segalanya untuk kita karena TUHAN YESUS sangat mengasihi kita, bahkan YESUS KRISTUS rela mencurahkn DARAH-NYA karena kita. Oleh sebab itu berilah yang terbaik yang ada pada kita untuk KRISTUS YESUS TUHAN. Roma 12:1-2 — “ Karena itu, saudara-saudara, demi kemurahan ALLAH aku menasihatkan kamu, supaya kamu mempersembahkan tubuhmu sebagai persembahan yang hidup, yang kudus dan yang berkenan kepada ALLAH : itu adalah ibadahmu yang sejati. Janganlah kamu menjadi serupa dengan dunia ini, tetapi berubahlah oleh pembaharuan budimu, sehingga kamu dapat membedakan manakah kehendak ALLAH : apa yang baik, yang berkenan kepada ALLAH dan yang sempurna.”
Saat ini kita memang menghadapi keadaan dunia yang semakin jahat, tetapi kita tidak boleh terpengaruh dengan lingkungan di sekitar kita yang mau membuat kita jauh dari TUHAN YESUS KRISTUS, sebaliknya kitalah yang harus memberi terang bagi orang-orang sekeliling kita yang masih hidup dalam kegelapan. Oleh sebab itu, janganlah kita kalah dengan dunia ini, tetapi kalahkanlah dunia ini dengan iman percaya kita kepada KRISTUS YESUS TUHAN yang adalah gunung batu keselamatan kita, Amin...TUHAN YESUS Memberkati.

Comments