Pribadi Yang Setia 1 Raja Raja 18:20-22


1 Raja-raja 18:20-22 — “ Ahab mengirim orang ke seluruh Israel dan mengumpulkan nabi-nabi itu ke gunung Karmel. Lalu Elia mendekati seluruh rakyat itu dan berkata: "Berapa lama lagi kamu berlaku timpang dan bercabang hati? Kalau TUHAN itu ALLAH, ikutilah DIA, dan kalau Baal, ikutilah dia." Tetapi rakyat itu tidak menjawabnya sepatah kata pun. Lalu Elia berkata kepada rakyat itu: "Hanya aku seorang diri yang tinggal sebagai nabi TUHAN, padahal nabi-nabi Baal itu ada empat ratus lima puluh orang banyaknya.”

Bangsa Israel mengalami kekeringan yang luar biasa karena dosa raja dan rakyatnya dalam mengambil keputusan untuk menyembah dewa Baal dan dewa Asyera. Lalu TUHAN mengutus Nabi Elia untuk mengingatkan bangsa itu, agar bertobat dan mengambil keputusan untuk memilih ALLAH yang hidup sebagai TUHANnya, tetapi rakyat Israel tidak memberikan jawaban.

Kemudian TUHAN menunjukan kehebatan-NYA melalui Nabi Elia dengan cara api yang turun membakar korban di mezbah itu, walaupun sebelumnya mezbah itu telah dicurahkan air yang sangat banyak. Kondisi dunia saat ini banyak menawarkan pilihan dengan penelitian, penemuan teknologi yang semakin meningkat dengan luar biasa dan juga tawaran alternatif.

Nabi Elia adalah seorang hamba ALLAH yang sederhana, tetapi ia memiliki pribadi yang taat dan patuh kepada ALLAH, sekalipun Elia menghadapi ancaman dan tantangan yang berat. Baal adalah sebuah symbol imajinasi manusia yang pastinya memiliki kelemahan dan keterbatasan. Tetapi ada begitu banyak orang hari-hari ini masih percaya dengan hal yang demikian, jika kita berkata bahwa kita sudah percaya kepada KRISTUS YESUS TUHAN, maka kita tidak akan mau untuk dikelabuhi oleh kekuatan yang ada di dalam dunia ini.
Hari-hari ini manusia diperhadapkan dengan berbagai macam masalah seperti : Peperangan, kerusuhan, bencana alam, kejahatan dan berbagai krisis lainya. Ini membuktikan bahwa hidup adalah suatu perjuangan atau pergumulan, Ayub 7:1 — “ Bukankah manusia harus bergumul di bumi, dan hari-harinya seperti hari-hari orang upahan.”

Bagi mereka yang tidak mampu untuk bertahan, biasanya orang-orang yang seperti ini akan dihinggapi keputus-asaan dan akan diliputi ketakutan. Apakah anak-anak TUHAN luput dari masalah ? Selagi kita masih ada di dalam dunia, hal-hal yang demikian tidak akan dapat dipungkiri apalagi ditengah pergolakan hidup ini.
Dengan hal yang demikian, iblis mencoba menaruh roh keputus-asaan di dalam hati manusia. Setiap manusia pasti menginginkan masa depan yang baik dan indah. Apa saja yang kita cita-citakan, kita tentu mengharapkan apa yang kita cita-citakan itu dapat menjadi kenyataan.
Patutlah kita sebagai orang yang percaya patut mengucap syukur, sebab jaminan tentang masa depan dan harapan berada dalam kebenaran Firman TUHAN. Namun kenyataanya, ada begitu banyak anak-anak TUHAN yang tidak mencapai apa yang telah mereka cita-citakan atau apa yang mereka inginkan, alami kegagalan ditengah jalan dan tidak sedikit yang mengalami kekecewaan dan kehancuran. Firman TUHAN YA dan Amin yang murni dan sanggup memberikan kekuatan suatu kehidupan yang nyata. Hari ini kita berada dalam tiga dunia.

#Pertama, dunia yang hidup mengandalkan diri sendiri. Manusia sudah mengandalkan kekayaan mereka tidak lagi perduli dengan TUHAN YESUS KRISTUS dengan mengutamakan segala kesibukan mereka. Selagi kita masih ada di dalam dunia ini kita tidak salah untuk mencari uang, tetapi harus ada batasannya dengan membagi waktu kita kepada TUHAN YESUS.
Uang bukanlah diatas segala-galanya, tetapi sasaran kita di dalam dunia adalah mencari kekekalan dan kebenaran Firman TUHAN, Matius 6:33-34 — “ Tetapi carilah dahulu Kerajaan ALLAH dan kebenarannya, maka semuanya itu akan ditambahkan kepadamu. Sebab itu janganlah kamu kuatir akan hari besok, karena hari besok mempunyai kesusahannya sendiri. Kesusahan sehari cukuplah untuk sehari."

# Kedua, Dunia yang dipimpin oleh kekuatan ROH KUDUS. Inilah yang harus kita pilih karena kita sudah terpanggil dan diselamatkan. Kita perlu menjalani hidup ini harus dengan pimpinan yang dari YESUS KRISTUS TUHAN, bukan berjalan dengan kekuatan kita sendiri. Meskipun kita memiliki kekuatan yang sangat terbatas, kita tidak perlu takut jika TUHAN YESUS ada bersama dengan kita.

Sering sekali nampaknya TUHAN YESUS jauh dari kita, ketika kita sedang mengalami badai pencobaan. TUHAN YESUS seakan-akan tertidur dan tidak memperdulikan keadaan yang kita alami, sehingga dengan keadaan ini kita sering sekali mulai mengandalkan kekuatan kita sendiri dengan menyampingkan kekuatan ROH KUDUS, Yeremia 17:5,7 — “ Beginilah Firman TUHAN: "Terkutuklah orang yang mengandalkan manusia, yang mengandalkan kekuatannya sendiri, dan yang hatinya menjauh dari pada TUHAN! Diberkatilah orang yang mengandalkan TUHAN, yang menaruh harapannya pada TUHAN!"

Banyak manusia telah mengalahkan TUHAN dalam menyusun rencana-rencananya, sehingga TUHAN mengalah dan lepas tangan terhadap tindakan yang telah kita buat. Jangan pernah untuk bertindak sendiri dalam melakukan sesuatu, tetapi belajarlah untuk bertanya kepada TUHAN, jika engkau mengatakan bahwa engkau adalah gereja yang dipimpin oleh ROH KUDUS.

Sekarang yang menjadi pertanyaan bagaimana kita mengetahui rencana ALLAH dan bahwa TUHAN YESUS bergerak ? Yaitu lewat ROH KUDUS yang akan memberitahukan hal-hal yang benar kepada kita, Yohanes 14:15-16 — “ Jika kamu mengasihi AKU kamu akan menuruti segala perintah-KU, AKU akan meminta kepada BAPA, dan IA akan memberikan kepadamu seorang penolong yang lain, supaya IA menyertai kamu selama-lamanya.

Tetapi ROH KUDUS itu sering sekali kita buat berdiam, dengan kata lain kitalah yang mulai mengatur dan ambil bagian bahkan seolah-olah kita mulai memimpin ROH KUDUS itu dengan semau kita. oleh sebab itu marilah kita belajar berkata kepada ROH KUDUS agar kita dipimpin untuk melakukan kehendak-NYA, Roma 8:14 — “ Semua yang dipimpin ROH ALLAH, adalah anak ALLAH.”

Jika kita adalah anak, maka kita adalah ahli waris kerajaan ALLAH. Jika kita bukan anak ALLAH, maka kita bukanlah termasuk sebagai ahli warisnya ALLAH. Belajarlah untuk hidup sesuai dengan kehendak dan rencana-NYA ALLAH, sebab jika kita telah hidup dalam pimpinan ROH KUDUS kita tidak akan tersesat.

#Ketiga, Dunia ini dikuasai oleh anak-anak muda. Anak-anak muda sekarang sangat luar biasa menguasai atau mengetahui cara mempergunakan alat-alat canggih. Jika anak-anak muda tidak melibatkan hidup mereka dalam penyertaan TUHAN, maka kehancuran ada dihadapan mereka.

Anak-anak muda telah dipengaruhi oleh teknologi-teknologi canggih, sehingga mereka tidak lagi fokus kepada perkara-perkara yang tidak kelihatan, melainkan memfokuskan diri kepada perkara-perkara yang kelihatan.

Tidak menjadi soal jika kita menuntut ilmu dengan tinggi, memiliki jabatan dan kedudukan. Tetapi jangan jadikan semuanya itu menjadi segala-galanya, jika demikian terjadi maka kita sedang mengundang amarah TUHAN. Dengan kata lain kita sudah tidak lagi menghargai keselamatan yang telah diberikan kepada kita sebagai anugrah yang diberikan dengan cuma-cuma bagi semua manusia yang percaya kepada-NYA.
Keadaan di gunung Karmel menggambarkan situasi gereja TUHAN pada zaman akhir. Ada begitu banyak orang tidak lagi memperhatikan ibadahnya kepada TUHAN, karena sibuk untuk bekerja, namun kita sebagai orang yang mengasihi KRISTUS YESUS TUHAN harus tetap setia dan tidak terpengaruh oleh keadaan dunia saat ini, Amin...Semoga Bermanfaat... 

Comments