Renungan Kristen : Maunya Terbang Rendah atau Tinggi? Yesaya 33:16

Ayub 39:30-31 Atas perintahmukah rajawali terbang membubung, dan membuat sarangnya di tempat yang tinggi? Ia diam dan bersarang di bukit batu, di puncak bukit batu dan di gunung yang sulit didatangi. (TB)

Ayub 39:30-31 Adakah dengan perintahmu burung nasar (burung Rajawali) terbang lalu ke atas dan diperbuatnya sarangnya ditempat yang tinggi-tinggi? Bahwa bukit batu itulah tempatnya; di sana iapun bermalam; dan kemuncak bukit batu yang tiada terhampiri itulah tempat kediamannya. (TL)

Ada sejenis ikan yang bernama pike (large, fierce, fresh water fish. The advanced Learner’s Dictionary of current English A.S. Hornby et al). Biasanya ia berenang dekat permukaan air.Pada waktu ada seekor burung layang-layang terbang rendah, ia langsung melompat keluar air, me-nyambar burung itu lalu menariknya masuk ke dalam air. Ditahan dalam air, burung itu mati lemas dan di makan ikan itu (lihat gambar di cover). Jangan terbang rendah seperti burung layang-layang (bisa dimangsa oleh penyerang-penyerang di bawah) ini tetapi terbanglah tinggi seperti Rajawali.

Begitu juga orang beriman yang “terbang rendah” dekat-dekat dengan perkara perkara duniawi seperti Lot dekat-dekat dengan Sodom,bisa disambar dan menjadi korban.

Hiduplah dalam tingkat-tingkat yang tinggi seperti burung Rajawali, mengerti kebenaran-kebenaran Firman Tuhan yang limpah jauh dari prinsip-prinsip dan perkara perkara duniawi (sama sekali tidak terikat oleh tradisi, kebiasaan dan prinsip-prinsip duniawi, mereka tidak terpengaruh dan tidak tergoda oleh segala macam rayuan dosa dunia ini).

Yes 33:16 Orang itu duduk di tempat yang tinggi; kubu di atas bukit batu itulah perlindungannya yang tiada terhampiri; rezekinyapun dikaruniakan kepadanya dan air minumnya sudah tentu.(TL)

Tetapi kalau orang Kristen hidup di tingkat yang rendah (tidak mempunyai kepuasan dan kesukaan dari Tuhan, tidak cukup mengerti kebenaran Firman Tuhan) maka ia akan mudah terpengaruh pikiran duniawi yang sesat dan jahat dan segala macam tarikan kesukaan dosa yang melawan Firman Tuhan.

Ini seperti burung layang-layang yang terbang rendah, tiba-tiba disambar ikan pike dan ditarik ke dalam air sampai mati, jadi korban. Sebab terbang terlalu rendah! Kita harus tinggal di tempat-tempat yang tinggi, yang tidak bisa dihampiri, didekati, dipengaruhi dan digoda oleh segala macam rayuan tradisi dan cara-cara hidup manusiawi yang berdosa, sehingga tidak kena pengaruh dan tipu daya serta jerat segala mode, cara hidup dan arus duniawi yang salah. Dengan demikian bisa tetap hidup dipimpin Roh sehingga kita bisa mencapai perkara-perkara yang indah dan besar sesuai rencana Tuhan. Apalagi peperangan kita itu melawan Iblis, tidak bisa diatasi dengan segala cara dan kekuatan manusiawi.
Terbanglah makin tinggi seperti burung Rajawali, dengan keinginan dan pikiran yang dari atas (Kol 3:1-2),sekalipun kita masih hidup di tengah-tengah dunia yang jahat ini.

Comments