Berdoa seperti Nehemia,

Nehemia 1:1-11
Rasa belaskasihan Nehemia saat pertama kali mendengar berita tentang Yerusalem dan penduduknya memotivasi dia untuk berdoa dan berpuasa. Bukan hanya berpuasa bertindak sebagai perintis utama dengan segala sumber daya yang dimiliki. Pekerjaan membangun kembali sebuah tembok yang telah roboh bukanlah perkara muda untuk di lakukan. Membutuhkan dukungan dari berbagai pihak termasuk rakyat itu sendiri. Tembok berbicara tentang identitas, kejayaan, perlindungan sebuah kota. Jika sebuah kota memiliki tembok itu berarti kota itu memiliki peradaban yang lebih maju, kehidupan sosial lebih baik bahkan kota itu akan menjadi aman. Persoalan yang di hadapi oleh bangsa Nehemia adalah bagaimana caranya ia dapat membangun kembali tembok itu. Ketika Nehemia mendengar berita bahwa kejayaan Yerusalem telah pudar sama sekali maka timbulah keinginannya untuk kembali ke Yerusalem dengan harapan ia dapat menggerahkan hati rakyat yang masih tertinggal di sekitar Yerusalem untuk bersama-sama membangun tembok Yerusalem itu.

Rahasia keberhasilan Nehemia dalam membangun kembali tembok Yerusalem, dapat menjadi pelajaran berharga bagi gereja Tuhan di akhir zaman ini, sehingga dapat diartikan sebagai sebuah rahasia keberhasilan orang percaya dalam menjalani hidup. Ada beberapa rahasia dalam pembahasan kali ini.

Yang pertama : Nehemia tekun bersekutu dengan Tuhan. Dalam pengertian bahwa Yeremia tekun dalam berdoa. Siang malam berdoa, menyembah Tuhan meminta Tuhan bekerja di dalam rencana pembangunan kembali tembok Yerusalem. Ini adalah ciri-ciri orang percaya kepada Tuhan. ( Nehemia 1 : 6, 11 ) - ( Matius 26 : 41 )
Yang kedua : Nehemia setia dalam tugas, pekerjaannya. Ada banyak orang merindukan berkat besar tetapi tidak setia dalam pekerjaan, tanggung jawab pelayanan. Dari kesetiaan inilah Tuhan akan memperhitungkan layak atau tidak kita mengerjakan sesuatu yang besar. Hal ini akan dinilai dari hal - hal yang kecil. ( Nehemia 2 : 1 ) - ( Lukas 16 : 10 )
Yang ketiga : Nehemia selalu mengutamakan Tuhan atau mengandalkan TUhan. Sering kita dengar orang sukses berkata " kamu pasti bisa berhasil, sukses , maju dengan kemampuanmu..." Ini yang tidak disadari oleh sebagian orang bahwa konsep Alkitab adalah " Cari dahulu kerajaan Allah dan kebenaranya, maka semuanya akan ditambahkan kepadamu". Jika dalam bekerja, berusaha kita mengutamakan Tuhan maka pasti usaha dan pekerjaan kita akan berhasil ( Nehemia 22 : 4 , 11 , 18 , 20 ) - ( Hakim-hakim 11 : 11 )
Yang keempat :Nehmia tidak muda menyerah. Mengapa banyak orang percaya gagal dalam berusaha, bekerja karena gampang menyerah. Setelah menemukan kesulitan, masalah langsung mengambil tindakan " Stop " atau berhenti berusaha. Dengan mudanya kita menyerah maka tidak ada keberhasilan yang dapat kita capai dalam hidup ini. ( Nehemia 4 : 6 ) - ( Ester 4 : 14 )
Yang kelima : Nehemia tidak mencari keuntungan diri sendiri. Sering kita dengan seseorang gagal dalam berbisnis , berusaha, bahkan dalam pelayanan pekerjaan Tuhan karena motivasi yang keliru. Jika motivasi kita dalam melakuka sesuatu hanya untuk keuntungan bagi diri kita sendiri maka dpat dipastikan akan mengalami kegagalan. ( Nehemia 5 : 14 - 16 ) - ( Kolose 3 : 23 )

Jika kita mau sukses , berhasil dalam pelayanan, usaha dan pekerjaan, belajarlah lewat pengalaman Nehemia

Comments