Pdt. Rubin Adi Abraham Dipercayakan Melayani sebagai KETUA BPH Gereja Bethel Indonesia Periode 2019-2023


Seperti sudah diprediksi sebelumnya bahwa pada Hari kedua, Rabu (28/8/2019) Sidang Sinode GBI XVI akan terjadi dinamika organisasi yang meningkat suhu karena sesuai jadwal maka akan Ada pleno pemilihan Ketua Umum BPH GBI. Setelah dilakukan penjaringan Bakal
calon Ketua Umum BPH pada Sidang-Sidang Majelis Daerah sebelumnya, maka sekitar pukul 16.00, majelis persidangan menanyakan kepada empat calon Ketua BPH GBI periode 2019-2024 di depan para pemegang hak suara dan peserta sidang. “Para calon menghadap kesini (menghadap ke majelis sidang) ‘apakah bersedia menjadi calon?,” kata ketua majelis sidang.


Adapun majelis sidang yang bertugas saat itu Pdt. Yohanes Sumiran, Pdt. Gede Widiada, Pdt. Dr. Josafat Mesach, Pdt. Dr. dr. Dwidjo Saputro dan Pdt. Dr. Pujdo Setoto Abednego serta didampingi Pdt. Paul R Widjaja.

Pertama yang menjawab sesuai nomor urut pencalonan, Pdt. DR. Japarlin Marbun sebagai petahana. “Saya siap menjadi calon ketua umum BPH,” katanya.

Setelah itu calon kedua, Pdt. DR. Jacob Nahuway memberikan jawaban, “Sebelum saya jawab, saya komentar dulu. ‘Kalau saya tidak setuju, sudah dari daerah saya tolak, tidak perlu sampai di sini. Saya akan maju sebagai bentuk penghargaan kepada para pendeta yang telah mengusulkan saya. Itu sebabnya saya katakana, saya siap’,” tegasnya.

Disambung, pernyataan dari Pdt. Dr. Rubin Adi Abraham. “Saya siap dipilih menjadi Ketua Umum BPH GBI,” katanya dan mengakhiri ucapannya dengan kalimat “GBI Sehati” sambil menempelkan tepalak tangannya di hati sebagai simbol dari slogannya.

Kemudian, Pdt. Ferry Melianus Kaikay. “Nama beken saya Ferry H Kakiay. Nama lengkap saya Ferry Melianus Kakiay. Saya siap menjadi ketua umum BPH GBI. GBI SATU,” katanya.

Setelah para calon ketua umum menyatakan kesiapan, panitia pemilihan langsung menghitung jumlah pendeta yang akan memberikan suara totalnya 1776. “Kertas suara yang akan kita pilih sudah disiapkan panitia pemilihan dan harus memiliki logo GBI dengan tinta basah. Bila ada yang mendapatkan kertas suara dengan tidak dicap logo GBI, tolong dikembalikan,” kata ketua persidangan.

Selanjutnya, panitia membagikan kartu kepada para pemilik suara. Kemudian ketua sidang, setelah membagikan kartu mengajak para pemilik suara dan peserta sidang berdoa. “Pemilihan ini sangat penting. Oleh karena itu kita perlu tuntunan roh kudus. Dengan penuh hormat mari kita berdiri dan sambil mengacungkan kartu pemilihan kepada Tuhan,” ajak Pdt. Pudjo Setoto ketika memimpin doa.


Suasana dalam pemilihan Ketua BPH GBI

Hasil dari pemilian ini, Pdt. DR. Japarlin Marbun mendapatkan 410 suara, Pdt. DR. Jacob Nahuway mendapatkan 613 suara, Pdt. Dr. Rubin Adi Abraham mendapatkan 525 suara, Pdt. Ferry Melianus Kaikay mendapatkan 204 suara, suara tidak sah 4 suara dan abstain 6 suara. Dengan begitu, pemilihan harus dilanjutkan dengan putaran kedua.

Putaran kedua

Sekitar pukul 20.30 sidang kembali dimulai dengan agenda memilih calon ketua umum BPH GBI dengan calon Pdt. DR. Jacob Nahuway, Pdt. Dr. Rubin Adi Abraham dan Pdt. DR. Japarlin Marbun. Artinya ada satu calon yang “tersingkir” yaitu Pdt. DR. Ferry Melianus Kaikay.

Dalam putaran kedua, tercatat yang menjadi pemilik suara sebanyak 1626. Jumlah tersebut berkurang dibanding putaran pertama karena ada beberapa pemilik suara yang sudah meninggalkan tempat acara. Namun, meskipun begitu suara tetap quorum.

Sebelum panitia membagikan kartu kepada para pemilik suara, para calon Ketua BPH GBI menyampaikan visi misinya.


Menarik ketika penyampaian visi misi Pdt. DR. Japarlin Marbun. Secara implisit terungkap dirinya mengalihkan suara pendukungnya kepada Pdt. Dr. Rubin Adi Abraham. “Untuk mewujudkan visi saya GBI GREAT maka dibutuhkan GBI SEHATI. Untuk itu kita perlu pemimpin yang berjiwa muda. Dan saya percaya dengan GBI SEHATI akan menjadi GBI GREAT,” katanya dan disambut tepuk tangan serta sorak sorai dari sebagian besar pemilik suara.

Sebelum memilih, Pdt. DR. Ir. Niko Njotorahardjo memimpin pemilik suara dan peserta sidang dalam doa dan penyembahan. “Ya Tuhan Engkau akan memilih ketua umum GBI yang sesuai dengan kehendakmu. Mari kita panggil nama Yesus…,” ajak Pdt. DR. Ir. Niko Njotorahadjo.

Setelah dilakukan perhitungan suara, akhirnya suara terbanyak diperoleh Pdt. Dr. Rubin Adi Abraham dengan 890 suara.

Melihat perolehan suara tersebut nampak berhasil pengalihan suara dari pemilih Pdt. DR. Japarlin Marbun kepada Pdt. Dr. Rubin Adi Abraham. Sebab Pdt. DR. Japarlin Marbun hanya mendapatkan 23 suara.

Sementara itu Pdt. DR. Jacob Nahuway memperoleh 712 suara dan suara tidak sah 1 suara.


Comments