Tuhan Terlambat Mazmur 40:18


Mazmur 40:18 — “ Aku ini sengsara dan miskin, tetapi TUHAN memperhatikan aku. ENGKAUlah yang menolong aku dan meluputkan aku, ya ALLAHku, janganlah berlambat!”

Raja Daud berdoa kepada TUHAN supaya TUHAN tidak terlambat menolongnya. Di mata manusia sering kali sepertinya TUHAN terlambat dalam menjawab doa kita. Namun sesungguhnya TUHAN tidak pernah terlambat menolong umat-NYA, IA selalu bekerja tepat pada waktu-NYA. Jika “seolah-olah” TUHAN terlambat, di balik itu pasti ada sesuatu yang sedang TUHAN kerjakan. Apakah maksud tersebut ?

1. TUHAN menunggu kita untuk datang mencari TUHAN dan bertobat !!!

Suatu saat kota Samaria dikepung oleh bangsa Aram sehingga terjadilah kelaparan yang hebat (2 Raja-Raja 6&7). Tidak ada lagi yang bisa mereka makan hingga ada 2 orang ibu yang harus makan anaknya sendiri secara bergantian untuk dapat bertahan hidup dan hal ini terdengar sampai ke telinga raja Yoram. Ketika raja Yoram mendengar hal ini ia mengoyakkan pakaiannya dan mencari nabi Elia. Menggoyakkan pakaian berbicara tentang merendahkan diri, pertobatan serta penyesalan. Ketika raja Yoram merendahkan diri dan bertobat maka TUHAN pun mengadakan mujizat, hanya dalam waktu semalam TUHAN menolong mereka sehingga mereka berkelimpahan. Lihat, dalam sekejap TUHAN bisa membalikkan keadaan tetapi kenapa kok TUHAN ijinkan mereka sampai kelaparan. Sesungguhnya TUHAN sedang menunggu raja Yoram untuk datang merendahkan diri di hadapan TUHAN dan bertobat. Ketika orang percaya berbalik menyesal dari perbuatannya yang jahat maka TUHAN akan mengubah hukuman menjadi berkat. Yoel 2:13 — “ Koyakkanlah hatimu dan jangan pakaianmu, berbaliklah kepada TUHAN, ALLAHmu, sebab IA pengasih dan penyayang, panjang sabar dan berlimpah kasih setia, dan IA menyesal karena hukuman-NYA."

2. TUHAN ingin kita belajar percaya !!!

Ketika TUHAN YESUS mendengar Lazarus sakit keras, TUHAN YESUS sengaja menunda kedatangan-NYA (Yohanes 11). Mengapa TUHAN YESUS lakukan itu? Tidak lain adalah untuk mengajar murid-murid-NYA belajar percaya. Yohanes 11:15 — “ Tetapi syukurlah AKU tidak hadir pada waktu itu, sebab demikian lebih baik bagimu, supaya kamu dapat belajar percaya. Marilah kita pergi sekarang kepadanya."

Selama ini murid-murid sudah biasa melihat YESUS KRISTUS menyembuhkan orang sakit, namun mereka belum pernah melihat TUHAN YESUS membangkitkan orang yang sudah 4 hari mati di dalam kubur. Ibaratnya TUHAN YESUS sedang mengajar murid-murid-NYA untuk “mengembangkan iman” mereka dan supaya mereka tahu bahwa YESUS KRISTUS adalah kebangkitan dan hidup dan bahwa kematian bukanlah keterlambatan bagi TUHAN. Mungkin kita merasa TUHAN sudah terlambat, tidak ada lagi harapan, semuanya sudah mati. Namun kita harus percaya bahwa TUHAN adalah kebangkitan dan hidup, TUHAN sanggup membangkitkan kembali apa yang sudah mati. Yohanes 11:40 — “ Jawab YESUS : "Bukankah sudah KU-katakan kepadamu: Jikalau engkau percaya engkau akan melihat kemuliaan ALLAH?" TUHAN berkata bahwa jikalau kita percaya maka kita akan melihat mujizat. Bagi TUHAN tidak ada hal yang mustahil asal kita mau tetap percaya !!!

3. TUHAN ingin kita menghargai Firman dan mengalami keajaiban Firman ALLAH!

Di dalam Kisah Para Rasul 27 diceritakan bagaimana Paulus bersama dengan 276 orang lainnya terjebak dalam badai yang dahsyat. Selama 14 hari mereka terkatung-katung di laut lepas, sehingga mereka sudah kehilangan pengharapan. Namun di tengah badai TUHAN datang kepada Paulus dan mengatakan bahwa mereka semua akan selamat.

Lihat, di tengah badai pun masih ada TUHAN, anda tidak ditinggalkan sendiri !!!
Dan Paulus mengimani perkataan Firman TUHAN itu lalu menyampaikannya kepada penumpang kapal. Kita juga harus memiliki iman seperi Paulus, yaitu percaya bahwa apa yang TUHAN katakan itu pasti akan terjadi. Kemudian Paulus mengadakan perjamuan sehingga kuatlah hati semua orang. Kisah Para Rasul 27:33 — “ Ketika hari menjelang siang, Paulus mengajak semua orang untuk makan, katanya: "Sudah empat belas hari lamanya kamu menanti-nanti saja, menahan lapar dan tidak makan apa-apa."

Angka 14 adalah lambang dari angka Paskah. Melalui perjamuan kudus hati kita juga akan dikuatkan kembali. Jika hati kita kuat maka fisik kita pun akan menjadi kuat. Pada akhirnya semua orang yang ada di dalam kapal itu selamat walaupun mereka harus alami karam kapal, namun tidak ada satu pun yang tenggelam.

Mengapa TUHAN mengijinkan mereka terkatung-katung selama 14 hari dilautan ?
Tidak lain untuk mengajar mereka untuk menghargai firman TUHAN. Karena mereka telah meremehkan Firman TUHAN dan tidak mendengarkan nasehat Paulus untuk tidak berlayar. Selain itu juga untuk menunjukkan kepada mereka bahwa Firman TUHAN itu “ya” dan “amin.” Karena Firman TUHAN juga mereka selamat !!! Itulah sebabnya kita mau menghargai Firman TUHAN sebab siapa yang memperhatikan Firman TUHAN akan menerima kebaikan.
Amsal 13:13 — “ Siapa meremehkan firman, ia akan menanggung akibatnya, tetapi siapa taat kepada perintah, akan menerima balasan."
Amsal 16:20 — “ Siapa memperhatikan firman akan mendapat kebaikan, dan berbahagialah orang yang percaya kepada TUHAN."

Seringkali TUHAN mengijinkan badai itu datang supaya kita belajar untuk menghargai dan mengalami Firman. Seperti yang Daud katakan bahwa tertindas itu baik baginya, supaya ia berpegang dan belajar kepada ketetapan-ketetapan TUHAN. Mazmur 119:67, 71 — “...67 Sebelum aku tertindas, aku menyimpang, tetapi sekarang aku berpegang pada janji-MU....71 Bahwa aku tertindas itu baik bagiku, supaya aku belajar ketetapan-ketetapan-MU."

Sesungguhnya pertolongan TUHAN itu tidak pernah terlambat, apabila sepertinya berlambat-lambat kita mau tetap menantikannya dengan percaya, sebab pertolongan itu akan datang dan tidak akan tertangguh. Habakuk 2:3 — “ Sebab penglihatan itu masih menanti saatnya, tetapi ia bersegera menuju kesudahannya dengan tidak menipu; apabila berlambat-lambat, nantikanlah itu, sebab itu sungguh-sungguh akan datang dan tidak akan bertangguh."
It’s on the way, it will come in the right time !!!

Comments