Pulang ke Bethel Kejadian 35:1

Kejadian 35 : 1 — “ ALLAH berfirman kepada Yakub: "Bersiaplah, pergilah ke Betel, tinggallah di situ, dan buatlah di situ mezbah bagi ALLAH, yang telah menampakkan diri kepadamu, ketika engkau lari dari Esau, kakakmu.”

ALLAH berfirman kepada Yakub, “Kembali ke Betel.” Firman ini datang setelah Yakub mengalami peristiwa yang tidak mengenakkan di Sikhem (Kejadian 34) di mana Dina, anak wanita satu-satunya, diperkosa oleh orang Sikhem. Hal ini membuat saudara-saudaranya tidak terima, kemudian menyerang dan membunuh semua laki-laki Sikhem. Bagi Yakub ini merupakan suatu aib dalam keluarganya. Anak TUHAN juga harus peka. Jika kita mengalami suatu peristiwa yang tidak seharusnya kita alami, kita harus koreksi diri, mungkin kita sudah tinggalkan Betel kita, dan TUHAN berkata saat ini : “Kembalilah ke Betel.”

ADA APA DI BETEL ? Kejadian 28 : 10 - 22
Ada tiga hal yang terjadi di Betel :

1. TANGGA KE SURGA
Kejadian 28 : 12, 16 — “ 12/ Maka bermimpilah ia, di bumi ada didirikan sebuah tangga yang ujungnya sampai di langit, dan tampaklah malaikat-malaikat ALLAH turun naik di tangga itu. 16/ Ketika Yakub bangun dari tidurnya, berkatalah ia: "Sesungguhnya TUHAN ada di tempat ini, dan aku tidak mengetahuinya."

Di Betel Yakub melihat sebuah tangga yang menuju ke surga, tangga itu sampai ke tahta ALLAH, dia juga melihat Malaikat ALLAH naik turun, dan ALLAH hadir di sampingnya. Apa artinya ? Bicara tentang kehidupan doa. Ibrani berkata, “Jangan takut menghampiri tahta kasih karunia ALLAH.”

Ketika kita berdoa kita sedang mendirikan tangga sampai ke tahta kasih karunia ALLAH, dan lewat tangga itu permohonan kita naik ke atas, dan dari atas turun kasih karunia ALLAH. ALLAH sedang mengingatkan Yakub, ALLAH mau Yakub kembali kepada kehidupan doa, kepada persekutuan pribadi dengan ALLAH. Meskipun saat itu Yakub sudah kaya raya, tetapi ALLAH menginginkan dia kembali ke Betel. Jadi, siapa pun kita dan seberapa besar kekayaan kita, ALLAH tidak melihat semua itu, yang ALLAH lihat adalah persekutuan kita dengan ALLAH.

Masih adakah tangga itu ?
Apakah tangga itu sudah patah atau bahkan sudah ambruk ?
Sebab itu, mari kembali ke Betel, dirikan tangga, bangun kembali mezbah doa, dan kembali kepada persekutuan yang indah dengan ALLAH.

2. BATU YANG DIURAPI

Kejadian 28 : 18 - 19 — “ Keesokan harinya pagi-pagi Yakub mengambil batu yang dipakainya sebagai alas kepala dan mendirikan itu menjadi tugu dan menuang minyak ke atasnya. Ia menamai tempat itu Betel; dahulu nama kota itu Lus."

Di Betel Yakub mengurapi batu yang dipakainya sebagai alas tidur dengan minyak, dan di situ Yakub mentahbiskan tempat itu dengan nama baru, yaitu Betel (Bait ALLAH/Rumah ALLAH). Jadi Bait ALLAH tidak lepas dari pengurapan. Minyak urapan bicara tentang urapan ROH KUDUS, sebab itu orang percaya harus punya urapan ROH KUDUS. TUHAN YESUS KRISTUS adalah batu penjuru dan kita adalah batu-batu yang hidup untuk pembangunan Rumah ALLAH. Dan batu-batu itu akan hidup jika diurapi dengan ROH KUDUS. Sebab itu, ALLAH mau Yakub kembali kepada urapan, rupanya Yakub sudah kehilangan urapan karena pergumulan hidup yang dihadapinya.

3. JANJI/NATZAR YAKUB

Kejadian 28 : 20 - 22 — “ Lalu bernazarlah Yakub: "Jika ALLAH akan menyertai dan akan melindungi aku di jalan yang kutempuh ini, memberikan kepadaku roti untuk dimakan dan pakaian untuk dipakai, sehingga aku selamat kembali ke rumah ayahku, maka TUHAN akan menjadi ALLAHku. Dan batu yang kudirikan sebagai tugu ini akan menjadi rumah ALLAH. Dari segala sesuatu yang ENGKAU berikan kepadaku akan selalu kupersembahkan sepersepuluh kepada-MU."

Di Betel Yakub bernatzar, “Jika ALLAH akan menyertai dan akan melindungi aku di jalan yang kutempuh ini....Dari segala sesuatu yang ENGKAU berikan kepadaku akan selalu kupersembahkan sepersepuluh kepada-MU.” TUHAN ingin ingatkan Yakub kepada hal tersebut, yaitu persepuluhan.

Ada hal penting yang harus kita ketahui tentang persepuluhan.
* Persepuluhan adalah milik TUHAN dan Persepuluhan adalah persembahan kudus.
Imamat 27 : 30 — “ Demikian juga segala persembahan persepuluhan dari tanah, baik dari hasil benih di tanah maupun dari buah pohon-pohonan, adalah milik TUHAN; itulah persembahan kudus bagi TUHAN." Sebab itu persepuluhan itu bersifat rohani dan khusus.
* Persepuluhan adalah kunci berkat.
Maleakhi 3 : 10 - 11 — “ Bawalah seluruh persembahan persepuluhan itu ke dalam rumah perbendaharaan, supaya ada persediaan makanan di rumah-KU dan ujilah AKU, firman TUHAN semesta alam, apakah AKU tidak membukakan bagimu tingkap-tingkap langit dan mencurahkan berkat kepadamu sampai berkelimpahan. AKU akan menghardik bagimu belalang pelahap, supaya jangan dihabisinya hasil tanahmu dan supaya jangan pohon anggur di padang tidak berbuah bagimu, firman TUHAN semesta alam."

TUHAN mau Yakub ingat kepada janjinya, kepada persekutuan pribadinya dan urapan ROH KUDUS. Sebab itu TUHAN mau Yakub kembali ke Betel, sebab di Betel TUHAN berjanji akan menyertai dan memberkati dia. Kejadian 28 : 13 - 15 — “ Berdirilah TUHAN di sampingnya dan berfirman: "AKU-lah TUHAN, ALLAH Abraham, nenekmu, dan ALLAH Ishak; tanah tempat engkau berbaring ini akan KU-berikan kepadamu dan kepada keturunanmu. Keturunanmu akan menjadi seperti debu tanah banyaknya, dan engkau akan mengembang ke sebelah timur, barat, utara dan selatan, dan olehmu serta keturunanmu semua kaum di muka bumi akan mendapat berkat. Sesungguhnya AKU menyertai engkau dan AKU akan melindungi engkau, ke mana pun engkau pergi, dan AKU akan membawa engkau kembali ke negeri ini, sebab AKU tidak akan meninggalkan engkau, melainkan tetap melakukan apa yang KU-janjikan kepadamu."

Dan ini janji yang juga diucapkan kepada Abraham. Sebenarnya ALLAH sedang berbicara apa kepada Yakub ? Kembalilah kepada berkat-berkat-KU !!!

Di Betel ada berkat-berkat rohani dan jasmani sebab itu, mari kembali ke Betel !!!

Betel adalah rumah ALLAH.
Betel adalah persekutuan dengan sesama anak TUHAN.

Betel juga berbicara persekutuan pribadi dengan TUHAN karena tubuh kita adalah bait ALLAH.

Dan di Betel kita akan menemukan kasih karunia ALLAH yang melimpah. Semoga bermanfaat..

Comments

Post a Comment