Favoritnya Allah dan Manusia (Kisah Ruth)


Perkataan yang paling penting dalam hidup ini adalah favor, atau yang gampang dimengerti untuk diartikan dalam bahasa Indonesia adalah ‘favorit’. Kalau kita mem-favoritkan seseorang, maka kita akan melimpahkan segala sesuatu kepada yang di-favorit-i itu. Favor adalah keinginan untuk memberi, mempromosi, keinginan untuk membuat hidupnya mudah, keinginan untuk membuat lebih baik. Favor of GOD dan favor of man (favoritnya ALLAH dan manusia). Favor itu mencangkup kebaikan, kemurahan dan anugerah.

Kita melihat dalam Rut 1:1-5 — “ Pada zaman para hakim memerintah ada kelaparan di tanah Israel. Lalu pergilah seorang dari Betlehem-Yehuda beserta isterinya dan kedua anaknya laki-laki ke daerah Moab untuk menetap di sana sebagai orang asing. Nama orang itu ialah Elimelekh, nama isterinya Naomi dan nama kedua anaknya Mahlon dan Kilyon, semuanya orang-orang Efrata dari Betlehem-Yehuda; dan setelah sampai ke daerah Moab, diamlah mereka di sana. Kemudian matilah Elimelekh, suami Naomi, sehingga perempuan itu tertinggal dengan kedua anaknya. Keduanya mengambil perempuan Moab: yang pertama bernama Orpa, yang kedua bernama Rut; dan mereka diam di situ kira-kira sepuluh tahun lamanya. Lalu matilah juga keduanya, yakni Mahlon dan Kilyon, sehingga perempuan itu kehilangan kedua anaknya dan suaminya."

Ayat diatas mengatakan ada satu keluarga yang mengalami tragedi. Ada seorang yang bernama Elimelek, artinya ‘ALLAHku adalah Raja’. Elimelek tinggal di Betlehem, artinya the house of bread (rumah roti). Rumah TUHAN adalah rumah makanan bagi jiwa, roh dan tubuh kita. Ephrata (Efrata) artinya double fruitfulness, berubah berlipat ganda. Rencana ALLAH dalam hidup kita adalah berbuah bagi TUHAN, bukan sekedar ada, sekedar hidup dan bernafas. Elimelek nama istrinya Naomi artinya pleasant (menyenangkan), menyenangkan itu rencana ALLAH buat kita.

Eden artinya menyenangkan. Ketika Elimelek pindah ke Moab, dia tidak bertanya kepada TUHAN, tidak konsultasi dengan hamba TUHAN. Sebagai orang rohani, dalam mengambil keputusan kita perlu tuntunan ROH KUDUS yang tinggal dalam roh kita. Kita melihat di sini kisah Elimelek tragis. Elimelek mati, bahkan kedua putranya mati. Naomi kehilangan semuanya, Naomi berakhir dengan kedua menantunya. Ketika kita dalam kesulitan, jangan bergaul dengan orang yang salah. Dengan siapa kita bergaul menentukan masah depan kita, bergaullah dengan orang yang takut akan TUHAN, bergaullah dengan orang-orang positif. Itulah sebabnya siapa menabur angin dia akan menuai angin puting beliung.

Rut 1:6 Berkemaslah ia dengan kedua menantunya… Mesir adalah gambaran dari teritorial kegagalan, Kanaan adalah gambaran teritorial kesuksesan. Oleh karena itu janganlah kita menjauh dari TUHAN pada saat kita mengalami kesulitan.

Ada 4 poin menuju kesuksesan.

1. Rut 1- be decisive! ambillah keputusan

Banyak orang tidak bisa ambil keputusan untuk menikah dengan siapa, kerja di mana. Rut mengambil keputusan terakhir. Rut 1:16-17 — “ Tetapi kata Rut: "Janganlah desak aku meninggalkan engkau dan pulang dengan tidak mengikuti engkau; sebab ke mana engkau pergi, ke situ jugalah aku pergi, dan di mana engkau bermalam, di situ jugalah aku bermalam: bangsamulah bangsaku dan ALLAHmulah ALLAHku; di mana engkau mati, aku pun mati di sana, dan di sanalah aku dikuburkan. Beginilah kiranya TUHAN menghukum aku, bahkan lebih lagi dari pada itu, jikalau sesuatu apa pun memisahkan aku dari engkau, selain dari pada maut!"

“bangsamu adalah bangsaku, TUHANmu adalah TUHANku…” Banyak orang saat-saat ini menjual TUHAN YESUS KRISTUS dengan hal-hal dunia yang semu semata. Naomi yang dalam keadaan pahit, gagal, hampa, kosong tidak punya apa-apa bahkan minus ini adalah jembatan emas bagi Rut. Apakah artinya sukses ? Sukses adalah menjalankan tugas yang TUHAN berikan dan menyelesaikannya. Rut 1:19-22 — “ Dan berjalanlah keduanya sampai mereka tiba di Betlehem. Ketika mereka masuk ke Betlehem, gemparlah seluruh kota itu karena mereka, dan perempuan-perempuan berkata: "Naomikah itu?" Tetapi ia berkata kepada mereka: "Janganlah sebutkan aku Naomi; sebutkanlah aku Mara, sebab Yang Mahakuasa telah melakukan banyak yang pahit kepadaku. Dengan tangan yang penuh aku pergi, tetapi dengan tangan yang kosong TUHAN memulangkan aku. Mengapakah kamu menyebutkan aku Naomi, karena TUHAN telah naik saksi menentang aku dan Yang Mahakuasa telah mendatangkan malapetaka kepadaku." Demikianlah Naomi pulang bersama-sama dengan Rut, perempuan Moab itu, menantunya, yang turut pulang dari daerah Moab. Dan sampailah mereka ke Betlehem pada permulaan musim menuai jelai." kalau kita bersungut-sungut kita akan menuai semak duri, karena itu taburlah yang baik.

2. Rut 2- be diligent! Rajin

Banyak orang tidak diberkati karena malas. Rut 2:1 — “ Naomi itu mempunyai seorang sanak dari pihak suaminya, seorang yang kaya raya dari kaum Elimelekh, namanya Boas."

Kaya raya artinya keberkatan. Gibor berarti gagah perkasa. Arti lain dari nama Boas yaitu cepat, tangkas, kuat, trampil, bukan saja dalam keuangan tapi juga pengaruh. Di waktu semua orang tidak berani menabur, Boas menabur. Itulah kelebihan pengusaha dengan orang biasa. Orang biasa takut tapi seorang pengusaha berani mengambil resiko. Rut berkata kepada Naomi, “biarkan aku pergi ke ladang memungut buli-buli jelai di belakang orang yang murah hati.”
Orang yang rajin tangkas pasti menerima berkat. Rut punya tenaga, kesehatan.

3. Rut 3 – be submissive! Tundukkan dirimu

Ada satu hal yang menjamin kita tinggal di tanah yang gundul, yaitu apabila kita menjadi pemberontak tidak mau tunduk. Itu roh daripada setan, tapi Roh daripada KRISTUS adalah menundukkan diri, dan Roh itu diberikan pada kita. Boas harus menikahi Rut, dan ini adalah teladan yang baik. Boas jadi penebus bagi Rut. Rut bukan saja rajin, tunduk, tidak undur dan berlindung di bawah Elshadai, Rut adalah orang yang submissive. Rut 4:3-4 — “ Lalu berkatalah ia kepada penebus itu: "Tanah milik kepunyaan saudara kita Elimelekh hendak dijual oleh Naomi, yang telah pulang dari daerah Moab. Jadi pikirku: baik juga hal itu kusampaikan kepadamu sebagai berikut: Belilah tanah itu di depan orang-orang yang duduk di sini dan di depan para tua-tua bangsa kita. Jika engkau mau menebusnya, tebuslah; tetapi jika engkau tidak mau menebusnya, beritahukanlah kepadaku, supaya aku tahu, sebab tidak ada orang yang dapat menebusnya kecuali engkau, dan sesudah engkau: aku." Lalu berkatalah ia: "Aku akan menebusnya."

Ini adalah kunci kunci yang luar biasa bagi orang yang diurapi TUHAN. Dia pasti tahu aturan, dia mengerti order. Mungkin engkau tidak dapat menyelesaikan masalahmu tapi jika engkau berada di bawah favor of GOD engkau akan mengalami hal yang luar biasa. Pengurapan datang dari atas. Jika pemimpinmu diberkati maka engkau juga di berkati. Rahasia hidup adalah melayani. Putra dari Rut dan Boas adalah Obet artinya melayani; Rut artinya “friendship”, persahabatan. Orang tidak akan berhasil tanpa persahabatan.

4. Rut 4 – be a blessing!

Rut 4:13 — “ Lalu Boas mengambil Rut dan perempuan itu menjadi isterinya dan dihampirinyalah dia. Maka atas karunia TUHAN perempuan itu mengandung, lalu melahirkan seorang anak laki-laki."

Boas mengambil Rut menjadi istrinya, maka atas kasih karunia TUHAN, perempuan itu mengandung. Suami Rut yang dahulu namanya Maklon, artinya sakit-sakitan, dan suaminya yang sekarang Boas, artinya kuat. Pada waktu Rut masih bersama Maklon, Rut mandul. Kalau ada hal-hal yang mandul dalam diri kita mungkin financial atau apapun, TUHAN membuat engkau mengandung, berbuah-buah berlipat ganda. Rut 2:17 — “ Maka ia memungut di ladang sampai petang; lalu ia mengirik yang dipungutnya itu, dan ada kira-kira seefa jelai banyaknya."

Rut 3:12 — “ Maka sekarang, memang aku seorang kaum yang wajib menebus, tetapi walaupun demikian masih ada lagi seorang penebus, yang lebih dekat dari padaku."

TUHAN beri yang terbaik karena kita biji mata-NYA. Ibu dari Boas adalah Rahab, seorang pelacur. Masa lalu kita tidak mempengaruhi masa depan kita.

Musim baru telah tiba, musim menuai jelai sudah tiba. Apapun yang terjadi kita tetap bersorak-sorai. Promosi telah tiba, pelipatgandaan terjadi bagi kita. Oleh sebab itu jadilah favor of GOD dan favor of man.

Pengkhotbah 9:10 — “ Segala sesuatu yang dijumpai tanganmu untuk dikerjakan, kerjakanlah itu sekuat tenaga, karena tak ada pekerjaan, pertimbangan, pengetahuan dan hikmat dalam dunia orang mati, ke mana engkau akan pergi."

Comments