Warisan (Legacy)


Amsal 19:14 — “ Rumah dan harta adalah warisan nenek moyang, tetapi isteri yang berakal budi adalah karunia TUHAN."
Amsal 13:22 — “ Orang baik meninggalkan warisan bagi anak cucunya, tetapi kekayaan orang berdosa disimpan bagi orang benar."

Setiap orang ingin mewariskan sesuatu kepada keturunannya dan berbicara tentang warisan, biasanya dihubungkan dengan harta kekayaan.Tetapi Firman TUHAN menunjukkan kepada kita bahwa ternyata warisan itu tidak selalu berupa harta. Ada banyak warisan yang tidak kelihatan tetapi nilainya lebih berharga daripada harta kekayaan. Ini yang dinamakan dengan warisan rohani (spiritual legacy). Sebab itu Firman TUHAN tidak mengatakan “orang kaya” tetapi “orang baik”. Apa saja warisan rohani itu?

1. NAMA BAIK.
Amsal 22:1 — “ Nama baik lebih berharga dari pada kekayaan besar, dikasihi orang lebih baik dari pada perak dan emas."
Alkitab berkata bahwa nama baik itu lebih berharga daripada harta kekayaan. Ini seringkali diabaikan sehingga banyak orang yang tidak mempertahankan nama baiknya. Mereka lupa bahwa nama baik itu sangat tinggi nilainya. Berapa banyak anak-anak yang tidak mau diungkit asal usulnya, tidak senang kalau menyebutkan anaknya siapa, kalau perlu ditutupi. Karena tidak ada yang bisa dibanggakan bahkan mungkin memalukan. Sebab itu perhatikan nama baik kita, pertahankan itu, karena itu adalah warisan yang berharga bagi anak cucu kita.
Amsal 17:6 — “ Mahkota orang-orang tua adalah anak cucu dan kehormatan anak-anak ialah nenek moyang mereka."
Amsal 10:7 — “ Kenangan kepada orang benar mendatangkan berkat, tetapi nama orang fasik menjadi busuk."

2. IMAN.
II Timotius 1:5 — “ Sebab aku teringat akan imanmu yang tulus ikhlas, yaitu iman yang pertama-tama hidup di dalam nenekmu Lois dan di dalam ibumu Eunike dan yang aku yakin hidup juga di dalam dirimu."
Iman adalah warisan yang sangat berharga. Timotius mewarisi iman dari ibunya dan neneknya. Abraham mewariskan iman kepada Ishak, Ishak kepada Yakub, Yakub kepada ke-12 anaknya yang menjadi cikal bakal bangsa Israel. Betapa luar biasanya warisan ini karena iman akan menolong kita dari dunia ini sampai ke dalam sorga. Sebab itu sebagai orang tua kita memiliki kewajiban untuk mendidik anak cucu kita agar mereka mengikuti jejak iman kita.

3. TELADAN DAN AJARAN.
II Timotius 3:10 — “ Tetapi engkau telah mengikuti ajaranku, cara hidupku, pendirianku, imanku, kesabaranku, kasihku dan ketekunanku."
Teladan dan ajaran juga suatu warisan yang akan diingat oleh anak cucu kita. Paulus mewariskan teladan hidupnya dan ajarannya kepada Timotius dan dalam surat-suratnya Paulus beberapa kali menulis: “Ikuti teladanku”
1 Korintus 4:16 — “ Sebab itu aku menasihatkan kamu: turutilah teladanku!"
1 Korintus 11:1 — “ Jadilah pengikutku, sama seperti aku juga menjadi pengikut KRISTUS."
Filipi 3:17 — “ Saudara-saudara, ikutilah teladanku dan perhatikanlah mereka, yang hidup sama seperti kami yang menjadi teladanmu."

Kiranya kita juga dapat berkata demikian kepada generasi yang akan datang.
Berbicara tentang ajaran, adalah pesan TUHAN untuk mengajar anak cucu kita.
Ulangan 6:6-7 — “ Apa yang kuperintahkan kepadamu pada hari ini haruslah engkau perhatikan, haruslah engkau mengajarkannya berulang-ulang kepada anak-anakmu dan membicarakannya apabila engkau duduk di rumahmu, apabila engkau sedang dalam perjalanan, apabila engkau berbaring dan apabila engkau bangun."

Sejak awal TUHAN mau Firman-NYA diajarkan, diturunkan, diteruskan kepada generasi yang akan datang. Sebab itu ajarkan Firman TUHAN dalam segala situasi dan segala kesempatan dan yang terpenting, ajarkan nilai-nilai kebenaran yang murni dari Firman TUHAN, jangan kebenaran diri sendiri karena Firman TUHAN itulah yang akan menyelamatkan kita.

4. DOA.
Mazmur 56:9 — “ Sengsaraku ENGKAUlah yang menghitung-hitung, air mataku KAU taruh ke dalam kirbat-MU. Bukankah semuanya telah KAU daftarkan?"
Doa dan air mata kita ditampung dalam kirbat TUHAN dan dicatat dalam buku-NYA. Mengapa TUHAN menampung air mata kita? Untuk memberkati anak cucu kita !!! Anak cucu diberkati oleh doa orang tua. Daud seorang pendoa dan doa Daud yang menyelamatkan anak cucunya. Seperti contohnya saat Raja Hizkia menghadapi masalah besar, antara kebinasaan dan kelanggengan kerajaan Yehuda, ia mencari TUHAN dan TUHAN menyelamatkan karena ingat pada Daud. Yesaya 37:35 — “ Dan AKU akan memagari kota ini untuk menyelamatkannya, oleh karena AKU dan oleh karena Daud, hamba-KU."
Jarak Hizkia dan Daud 250 tahun. 250 tahun TUHAN masih ingat doa Daud. Air mata kita tidak sia-sia, itu yang akan memberkati generasi yang akan datang !!!

5. PELAYANAN.
1 Korintus 3:10 — “ Sesuai dengan kasih karunia ALLAH, yang dianugerahkan kepadaku, aku sebagai seorang ahli bangunan yang cakap telah meletakkan dasar, dan orang lain membangun terus di atasnya. Tetapi tiap-tiap orang harus memperhatikan, bagaimana ia harus membangun di atasnya."
Kita sedang mewarisi pelayanan dari pendahulu kita tetapi sekaligus kita juga sedang meletakkan dasar pelayanan bagi penerus-penerus kita. Oleh sebab itu biarlah kita membangun pelayanan kita dengan bahan-bahan yang baik, bahan-bahan yang berkualitas yaitu emas, perak dan permata, bukan kayu, rumput kering dan jerami.

► Emas, perak, permata adalah sesuatu yang benilai tinggi sebaliknya kayu, rumput, jerami tidak bernilai. Apa yang bernilai tinggi? Iman itu nilainya lebih tinggi dari emas perak. Oleh sebab itu biarlah kita melayani TUHAN dengan iman.
► Emas, perak, permata tahan lama, tetapi kayu, rumput, jerami tidak tahan lama, cuma sensasional. Jangan sampai kita ikut arus, mari membangun dengan bahan yang kuat, yang tahan uji
► Emas, perak, permata berbicara tentang kemurnian motivasi, sedangkan kayu, rumput, jerami bericara tentang pelayanan dengan motivasi yang salah. Mari melayani dengan motivasi yang benar, hanya untuk kemuliaan TUHAN. Kiranya TUHAN menolong kita dan terus memurnikan motivasi kita.

Kesimpulan:
Amsal 20:7 — “ Orang benar yang bersih kelakuannya -- berbahagialah keturunannya."
► Ternyata setiap orang bisa memberikan warisan yang berharga bagi anak cucunya.
► Warisan adalah sebuah tanggung jawab.
► Warisan adalah suatu kesempatan. Dalam hidup yang singkat kita diberi kesempatan untuk mewariskan sesuatu kepada generasi penerus kita. Tangkap kesempatan itu dan gunakan itu dengan sebaik-baiknya!

Comments