A new beginning.. MAJULAH DAN DUDUKILAH ULANGAN 1 AYAT 21


Ulangan 1:21 — “ Ketahuilah, TUHAN, ALLAHmu, telah menyerahkan negeri itu kepadamu. Majulah, dudukilah, seperti yang difirmankan kepadamu oleh TUHAN, ALLAH nenek moyangmu. Janganlah takut dan janganlah patah hati.”

TUHAN ingin TUHAN mau kita menjadi pemenang-pemenang di tahun ini, menaklukkan segala halangan dan rintangan yang menghalangi kita. Bangsa Israel pernah gagal masuk ke tanah kanaan, tetapi generasi ke 2 di bawah pimpinan Yosua berhasil menduduki tanah Kanaan. Apa rahasianya ?

#1. Mereka menyeberangi sungai Yordan.

Yosua 1:10-11 — “ Lalu Yosua memberi perintah kepada pengatur-pengatur pasukan bangsa itu, katanya: "Jalanilah seluruh perkemahan dan perintahkanlah kepada bangsa itu, demikian: Sediakanlah bekalmu, sebab dalam tiga hari kamu akan menyeberangi sungai Yordan ini untuk pergi menduduki negeri yang akan diberikan TUHAN, ALLAHmu, kepadamu untuk diduduki."

Pertama-tama TUHAN membawa bangsa Israel menyeberangi sungai Yordan. Hal ini mengandung makna bahwa TUHAN mau memulai dengan sesuatu yang baru. Yang lama sudah berlalu dan yang baru sudah terbit !!! 2 Korintus 5:17 — “ Jadi siapa yang ada di dalam KRISTUS, ia adalah ciptaan baru: yang lama sudah berlalu, sesungguhnya yang baru sudah datang."

Ini bukan merupakan suatu permulaan karena itu kita mau melupakan yang sudah lalu. Lupakan kegagalan, kekecewaan, sakit hati dan sebagainya dan mari memulai dengan yang baru, seperti yang Paulus katakan, “Aku melupakan apa yang ada di belakang dan berlari mengarahkan diri pada apa yang di depan!” Filipi 3:13

Sungai Yordan adalah lambang dari kematian. Hal ini bicara tentang pemisahan total. Perjamuan kudus adalah mengingat kematian dan kebangkitan TUHAN YESUS KRISTUS tetapi juga sekaligus mengingatkan kita bahwa hidup kita yang lama sudah mati bersama KRISTUS. Kini kita hidup dalam keadaan yang baru !!!

Roma 6:6-11 — “ Karena kita tahu, bahwa manusia lama kita telah turut disalibkan, supaya tubuh dosa kita hilang kuasanya, agar jangan kita menghambakan diri lagi kepada dosa. Sebab siapa yang telah mati, ia telah bebas dari dosa. Jadi jika kita telah mati dengan KRISTUS, kita percaya, bahwa kita akan hidup juga dengan DIA. Karena kita tahu, bahwa KRISTUS, sesudah IA bangkit dari antara orang mati, tidak mati lagi: maut tidak berkuasa lagi atas DIA. Sebab kematian-NYA adalah kematian terhadap dosa, satu kali dan untuk selama-lamanya, dan kehidupan-NYA adalah kehidupan bagi ALLAH. Demikianlah hendaknya kamu memandangnya: bahwa kamu telah mati bagi dosa, tetapi kamu hidup bagi ALLAH dalam KRISTUS YESUS."

#2. Mereka disunat !!!

Yosua 5:2-9 — “ Pada waktu itu berfirmanlah TUHAN kepada Yosua: "Buatlah pisau dari batu dan sunatlah lagi orang Israel itu, untuk kedua kalinya." Lalu Yosua membuat pisau dari batu dan disunatnyalah orang Israel itu di Bukit Kulit Khatan. Inilah sebabnya Yosua menyunat mereka: semua orang yang keluar dari Mesir, yakni yang laki-laki, semua prajurit, telah mati di padang gurun di tengah jalan, setelah mereka keluar dari Mesir. Sebab, semua orang yang keluar dari Mesir itu telah bersunat, tetapi semua orang yang lahir di padang gurun dalam perjalanan sejak keluar dari Mesir, belum disunat. Sebab empat puluh tahun lamanya orang Israel itu berjalan melalui padang gurun, sampai habis mati seluruh bangsa itu, yakni prajurit yang keluar dari Mesir, yang tidak mendengarkan firman TUHAN. Kepada mereka itu TUHAN telah bersumpah, bahwa IA tidak akan mengizinkan mereka melihat negeri yang dijanjikan TUHAN dengan bersumpah kepada nenek moyang mereka akan memberikannya kepada kita, suatu negeri yang berlimpah-limpah susu dan madunya. Tetapi anak-anak mereka yang telah dijadikan-NYA ganti mereka, mereka itulah yang disunat Yosua, sebab mereka belum bersunat, karena mereka tidak disunat dalam perjalanan. Setelah seluruh bangsa itu selesai disunat, maka tinggallah mereka di tempatnya masing-masing di perkemahan itu, sampai mereka sembuh. Dan berfirmanlah TUHAN kepada Yosua: "Hari ini telah KU-hapuskan cela Mesir itu dari padamu." Itulah sebabnya nama tempat itu disebut Gilgal sampai sekarang."

Sunat adalah tanda perjanjian antara ALLAH dengan Abraham dan keturunanannya. Orang Israel yang tidak di sunat tidak dapat masuk dalam perjanjian ini. Dan perjanjian ALLAH dengan Abraham ini pada intinya ada dua hal yakni tentang keturunan dan yang kedua adalah tentang tanah perjanjian atau tanah Kanaan. (Kejadian 17) Kita sebagai Israel rohani juga harus disunat bila ingin mewarisi perjanjian (berkat-berkat) Abraham, yaitu sunat secara rohani atau sunat hati. Roma 2:28-29 — “ Sebab yang disebut Yahudi bukanlah orang yang lahiriah Yahudi, dan yang disebut sunat, bukanlah sunat yang dilangsungkan secara lahiriah. Tetapi orang Yahudi sejati ialah dia yang tidak nampak keyahudiannya dan sunat ialah sunat di dalam hati, secara rohani, bukan secara hurufiah. Maka pujian baginya datang bukan dari manusia, melainkan dari ALLAH."

Apa itu sunat hati ? Sunat hati adalah penanggalan tubuh dosa
Kolose 2:11 — “ Dalam DIA kamu telah disunat, bukan dengan sunat yang dilakukan oleh manusia, tetapi dengan sunat KRISTUS, yang terdiri dari penanggalan akan tubuh yang berdosa."

ALLAH memerintahkan Abraham untuk disunat, setelah Abraham jatuh ke dalam dosa dengan mengambil Hagar sebagai istri. Tidak kebetulan ALLAH memakai Sunat sebagai tanda perjanjian. ALLAH menyuruh Abraham untuk mengerat “sesuatu” yang telah membawa dia jatuh dalam dosa. Kita pun harus rela mengerat hal-hal yang bisa membawa kita jatuh dalam dosa bila kita ingin mewarisi berkat-berkat Abraham.

#3. Tabut berjalan di depan mereka !!!

Yosua 3:3-4 — “ Dan memberi perintah kepada bangsa itu, katanya: "Segera sesudah kamu melihat tabut perjanjian TUHAN, ALLAHmu, yang diangkat para imam, yang memang suku Lewi, maka kamu harus juga berangkat dari tempatmu dan mengikutinya -- hanya antara kamu dan tabut itu harus ada jarak kira-kira dua ribu hasta panjangnya, janganlah mendekatinya -- maksudnya supaya kamu mengetahui jalan yang harus kamu tempuh, sebab jalan itu belum pernah kamu lalui dahulu."

Ketika mereka menyeberangi sungai Yordan, tabut berjalan di depan mereka untuk membuka jalan. Tabut berbicara tentang hadirat TUHAN, kehadiran TUHAN ditengah-tengah umat-NYA. TUHAN ingin di tempatkan di depan. Seperti kata TUHAN YESUS di dalam Matius 6:33, bila kita mau mengutamakan Kerajaan ALLAH dan kebenarannya, maka segala sesuatu akan TUHAN tambahkan kepada kita !!!

Kerajaan ALLAH dan kebenarannya tidak lain ialah ROH KUDUS.
Matius 12:28 — “ Tetapi jika AKU mengusir setan dengan kuasa ROH ALLAH, maka sesungguhnya Kerajaan ALLAH sudah datang kepadamu."

Dan Firman TUHAN. Yohanes 17:17 — “ Kuduskanlah mereka dalam kebenaran; firman-Mu adalah kebenaran."

Dan ini berbicara tentang pengalaman hidup sehari-hari. Matius 6:34 — “ Sebab itu janganlah kamu kuatir akan hari besok, karena hari besok mempunyai kesusahannya sendiri. Kesusahan sehari cukuplah untuk sehari."

Sebab itu mari memasuki permulaan yang baru kita mau berjalan menurut pimpinan ROH KUDUS dan Firman TUHAN niscaya segala berkat-berkat TUHAN akan dicurahkan dalam kehidupan kita. Seperti yang dikatakan di Yosua 21:45 — “Dari segala yang baik yang dijanjikan TUHAN kepada kaum Israel, tidak ada yang tidak dipenuhi; semuanya terpenuhi.”

Kita sudah ada di permulaan yang baru. Ini adalah suatu permulaan yang baru. Lupakan apa yang di belakang dan mari mengarahkan diri kepada apa yang di depan kita. Dengan hati yang bertobat, berjalan menurut pimpinan ROH KUDUS dan Firman TUHAN, maka niscaya janji-janji TUHAN akan digenapi dalam kehidupan kita dan kita akan keluar sebagai pemenang.

Comments