Skip to main content

7 Efek Rokok Terhadap Sistem Pencernaan

Tekan tanda tanya untuk melihat tombol pintasan yang tersediaHati-hati, Ini Dia hadap Sistem Pencernaan


Kebiasaan merokok bahkan telah menyebabkan sekitar 6 juta penduduk dunia meninggal setiap tahunnya. Lebih dari 5 juta jiwa meninggal akibat dampak langsung yang ditimbulkan dari kebiasaan merokok, sementara sisanya meninggal karena terkena asap rokok atau menjadi perokok pasif.

Dari berbagai dampak buruk yang ditimbukan, apa saja efek negatif rokok pada sistem pencernaan?

1. Gangguan asam lambung
Heartburn adalah sebuah kondisi di mana kamu akan merasa sensasi perih dan panas di dada. Kondisi ini diakibatkan oleh naiknya asam lambung ke bagian esofagus – bagian dari tenggorokan.

Sebenarnya, di antara esogafus dengan lambung, terdapat katup yang berfungsi untuk mencegah asam lambung dan makanan yang sudah masuk ke lambung kembali naik ke atas, disebut dengan spinchter. Namun pada orang yang terbiasa merokok, otot-otot spinchter menjadi melemah sehingga mengakibatkan asam lambung kembali naik.

2. Menyebabkan luka pada lambung
Tukak lambung adalah dampak merokok yang ditandai dengan timbulnya luka pada bagian lambung dan usus kecil. Luka ini menyebabkan seseorang mengalami rasa nyeri yang parah. Kondisi ini akan berkurang atau bahkan menghilang jika kamu berhenti merokok.

3. Gangguan pada hati
Hati adalah organ yang berfungsi untuk menyaring darah dan memisahkan zat yang masih diperlukan oleh tubuh dan mana yang termasuk racun. Namun ketika Anda merokok, kemampuan hati untuk menyaring racun dari darah menurun, karena racun yang ada di dalam rokok terlalu banyak dan kemudian terkumpul menjadi banyak jika kamu sering merokok.

Apalagi jika kebiasaan merokok ini disertai dengan kebiasaan mengonsumsi alkohol, dapat diperkirakan bahwa masalah pada hati kamu akan semakin bertambah buruk. Gangguan hati yang ditimbulkan dari kebiasaan merokok adalah sirosis dan kanker hati.

4. Meningkatkan risiko penyakit Crohn
Penyakit Crohn adalah penyakit peradangan kronis yang terjadi pada usus dan disebabkan adanya gangguan pada sistem kekebalan tubuh. Namun dalam beberapa penelitian disebutkan bahwa kebiasaan merokok merupakan salah satu faktor risiko dari penyakit Crohn. Sehingga, apabila kamu terbiasa merokok, maka kamu berpeluang untuk mengalami penyakit ini.

5. Terbentuknya batu empedu
Beberapa penelitian menunjukan bahwa batu empedu bisa disebabkan oleh kebiasaan merokok. Batu empedu terbentuk dari cairan empedu yang mengeras menjadi batu. Ukuran dari batu empedu yang terbentuk pada setiap individu berbeda-beda.

6. Memperbesar peluang untuk mengalami radang pankreas
Pankreas adalah organ yang berada di bagian belakang perut dan dekat dengan usus dua belas jari. Organ ini berperan dalam mengatur kadar gula darah dan metabolisme beberapa zat gizi. Dalam beberapa penelitian disebutkan bahwa kebiasaan merokok meningkatkan peluang seseorang untuk mengalami peradangan pada pankreas atau pankreasitis.

7. Kanker pada berbagai organ di sistem pencernaan
Sel kanker dapat tumbuh dan berkembang di mana saja dan kebiasaan merokok bisa meningkatkan risiko dari kanker. Pada sistem pencernaan, kebiasaan merokok dapat mengakibatkan kanker tumbuh pada mulut, pita suara, esofagus, hati, usus, lambung, pankreas, dan rektum.

Comments