Profesional...? 1 Samuel 17




Profesional adalah orang yang memiliki profesi atau pekerjaan yang dilakukan dengan memiliki kemampuan yang tinggi dan berpegang teguh kepada nilai moral yang mengarahkan serta mendasari perbuatan. Atau definisi dari profesional adalah orang yang hidup dengan cara mempraktekan suatu keterampilan atau keahlian tertentu yang terlibat dengan suatu kegiatan menurut keahliannya. Jadi dapat disimpulkan profesional yaitu orang yang menjalankan profesi sesuai dengan keahliannya.


Sebagai orang yang percaya kepada Tuhan Yesus, masing masing kita diberi peran untuk melaksanakan Amanat Agung dari Tuhan Yesus secara profesional. Tujuan pelaksanaan Amanat Agung adalah :

#1. Memperkenalkan Tuhan Yesus kepada semua orang.
#2. Menjadikan semua bangsa murid Tuhan Yesus.
#3. Mengajarkan segala sesuatu yang telah diperintahkan

Tujuan ini dapat dilaksanakan sebagai individu maupun dilaksanakan dalam bentuk kelompok. Tuhan Yesus tidak mengesampingkan Kemampuan individu tetapi Tuhan Yesus menyadari bahwa kita sangat membutuhkan orang-orang di sekitar kita sehingga Tuhan Yesus memulainya dengan sebuah komunitas yang minimal terdiri dari 13 orang. Tujuan dari sebuah kelompok tidak akan terjadi jika masing-masing kita berjalan sendiri. Harus ada kebersamaan dan kesatuan serta peningkatan kemampuan anggota jemaat dengan memperlengkapi untuk melayani Tuhan dan Sesama diserta dengan bergerak secara bersama-sama dan terus percaya bahwa Tuhan pasti menolong.
Dalam kehidupan sebagai orang percaya, kita sering diijinkan Tuhan untuk mengalami berbagai masalah yang diawali dari masalah yang kecil atau sepele sampai pada masalah yang sulit diatasi bahkan yang sangat mustahil.

Bangsa Filistin dan Goliat adalah masalah yang mustahil bagi Saul dan tentara Israel. Sebuah kemustahilan yang berubah menjadi ketidakmustahilan karena Tuhan Menolong, karena Tuhan campur Tangan.
Dalam Bacaan kita, kita menemukan 4 (empat) tipe orang Percaya, yaitu “

#1. Daud nonprofesional tapi ada urapan.
#2. Eliab, profesional tidak ada urapan.
#3. Saul, profesional, mantan diurapi
4.Goliat, profesional, anti urapan.

Ay. 17 dan seterusnya, menceritakan bahwa Daud ke perkemahan tentara Israel, berharap melihat pertempuran antara Israel dan Filistin. Pribadi non professional ini melihat ketakutan para prajurit professional, dia juga menyaksikan seorang raksasa anti urapan yang sulit dikalahkan oleh siapapun sedang melakukan perang dengan intimidasi kata kata. Daud juga mengalami upaya intimidasi dari prajurit professional yang adalah kakaknya yang bernama Eliab. Bagi Daud upaya Goliat untuk mengintimidasi tentang Israel tidak terlalu penting, tetapi yang paling mengganggu daud adalah Penghinaan kepada Allah Israel. Oleh karena itu Daud merasa perlu untuk maju dan membuktikan kepada Filistin dan Goliat tentang Siapa Allah Israel. Ketika Daud maju, berhadap-hadapan dengan Goliat, maka Daud mendeklarisikan Imannya tentang Tuhan Allah Israel dan Pengalamannya menjadi pribadi yang mempercayai Tuhan. Kita semua tahu ending dari kisah ini, Daud berhasil mengalahkan kemustahilan bukan dengan Kuat dan gagahnya dia sebagai manusia tetapi karena Tuhan menyertai Dia.

Tagal itu saya ingin menyampaikan jika seorang yang non professional tetapi diurapi Tuhan seperti Daud dapat melakukan sesuatu yang tidak mustahil, apalagi jika pribadi tersebut professional dan diurapi Tuhan, maka semua masalah kemustahilan adalah masalah sepele. Karena itu Saya menambahkan 1 (satu) lagi, yaitu (5.) Profesional dan ada urapan
Sebagi refleksi iman kita, maka saya mengajukan pertanyaan bagi kita dari 5 (lima) tipe orang percaya di atas, manakah yang merupakan Tipe Saudara hari ini?


Semoga bermanfaat……

Comments