Kebersamaan.... Efesus 2:19




Efesus 2:19

Demikianlah kamu bukan lagi orang asing dan pendatang, melainkan kawan sewarga dari orang-orang kudus dan anggota-anggota keluarga Allah


Dalam hubungan dengan pencapaian visi dalam Gereja dimana saya berjemaat, Gembala Jemaat mengambil bagian ayat Firman Tuhan ini dalam Misi Gereja, yakni "Menjadikan Jemaat sebagai bagian dalam Keluarga Kerajaan Allah". Setelah itu maka Nilai jemaat yang harus ada adalah Kebersamaan sampai sama seperti sebuah Keluarga. Kerbersamaan dan atau kesatuan dalam kekristenan bukan merupakan suatu hak yang baru. Kesatuan dan kebersamaan orang-orang percaya di dalm Kristus disebut persekutuan

Kata yang dipakai untuk persekutuan dalam bahasa Yunani adalah Koinonia yang berasal dari kata dasar koinos yang berarti lazim atau umum. Artinya berkaitan dengan kebersamaan. Adapun kata lain yang dihubungkan dengan koinonia, yakni koinonos yang berarti, sekutu atau kawan sekerja.


ENAM KATA "SALING" INI DAPAT MERUPAKAN APLIKASI YANG HARUS DILAKUKAN ORANG PERCAYA UNTUK MENJALANI KEBERSAMAAN DALAM SEBUAH KOMUNITAS :



#1. Saling mengasihi

mengasihi dikemukakan secara gamblang oleh Tuhan Yesus sendiri saat menyampaikan perintah baru dalam Yohanes 13. Hal saling mengasihi tidak hanya terdapat dari injil dan surat-surat Yohanes (13:34-35; 15:12, 17, 1 Yohanes 3:11,23; 4,7 11-12 dan Yoh 5) melalinkan dalm surat-surat Paulus juga Janganlah berhutang apapun kepada siapa juga, kecuali berhutang kasih terhadap satu sama lain, sebab orang yang mengasihi sesama manusia sudah memenuhi semua hukum Musa (Roma 13:8 BIS ; 1 Tes 3:12 dan 4:9)


Mengasihi bukan hanya sekadar simpati saja ataupun dalam perkataan saja. Kasih itu dinyatakan dalam perkataan dan perbuatan. Yohanes mengatakan Anak anakku, janganlah kita hanya sekadar mengatakan bahwa kita mengasihi orang lain; marilah kita sungguh-sungguh mengasihi mereka dan menunjukkan kasih kita dengan perbuatan kita ( 1 Yohanes 3:18).


Semua ini dapat dilakukan dengan cara praktis seperti pemberian uang ataupun makanan kepada saudara-saudara seiman yang membutuhkan. Saling mengasihi merupakan suatu tanda bahwa orang-orang Kristen adalah benar-benar pengikut Kristus. Kita tidak mungkin bersekutu tanpa adanya kasih. Sederhananya jika kasih sesama anggota jemaat pudar maka hal yang paling sering dilakukan adalah ada dan menjadi bagian dari komunitad tetapi tidak mau melibatkan diri dalam komunitas tersebut.


#2. Saling mengampuni


Tuhan Yesus melakukan Dua bagian penting tentang mengampuni, yaitu Mengampuni dan melupakan,
Dua hal tersebut merupakan hal yang berbeda, ada orang yang melupakan saja belum tentu mengampuni dan sebaliknya mengatakan mengampuni tetapi belum melupakan. Kita semua pernah bahkan sering melakukan hal yang menyakiti Tuhan Yesus, tetapi ketika Tuhan Yesus mengampuni kita, ia sekaligus melupakan dan menghapus semuanya dengan darahNya.

Dalam berkomunitas atau bersekutu, kadang sesama anggota akan melakukan hal hal yang menurut kita menjengkelkan sehingga bisa memancing rasa marah, benci, dendam tetapi sebagai bagian dari anggota tubuh Kristus yang adalah sesama anggota keluarga kita harus bersedia dengan tulus untuk saling mengampuni dan membuang semua itu seperti yang disampaikan Rasu ,"Segala kepahitan, kegeraman, kemarahan, pertikaian, dan fitnah hendaklah dibuang dari antara kamu, demikian pula segala kejahatan. Tetapi hendaklah kamu ramah seorang terhadap yang lain, penuh kasih mesra dan saling mengampuni, sebagaimana Allah di dalam Kristus telah mengampuni kamu (Efesus 4:31-32. Kolose 3:12-13 dan kembali ke Efesus 4:1-3)


#3. Saling melayani

Teladan utama tentang melayani sudah pasti adalah Tuhan Yesus.Tuhan Yesus menunjukan keteladanan seorang hamba dengan menanggalkan jubahnya, dan berpakaian seperti seorang hamba membasuh karti murid-murid-Nya. Aku telah meberikan suatu teladan kepada kamu, supaya kamu juga berbuat sama seperti yang telah kuperbuat kepadamu (Yoh 13:15. Pelayanan adalah akibat dari kasih, sehingga ada orang mengatakan kamu bisa melayani tanpa kasih, tetapi engkau tidak mengasihi tanpa melayani Paulus sendiri pernah mengatakan Saudara-saudara, memang kamu telah dipanggil untuk merdeka. Tetapi janganlah kamu mempergunakan kemerdekaan itu sebagai kesempatan untuk kehidupan dalam dosa, melainkan layanilah seorang akan yang lain oleh kasih (lihat Galatia 5 :13)
Harus saling membantu menanggung beban

(Galatia 6:2) Hendaklah kalian saling membantu menanggung beban orang supaya dengan demikian kalain mentaati perintah Kristus. Perintah ini merupakan perintah praktis yang dirangkai oleh Paulus secara relasional.

Misi gereja dimana saya berjemaat yang mengutip Gereja adalah Keluarga Allah bukan hanya sebuah slogan. Harapanya adalah setiap pribadi dalam jemaat harus teraplikasi hidup dalam persekutuan sehingga menumbuhkembangkan karakter-karakter dasar Kristiani yakni rendah hati, lemah lembut, sabar dan mengasihi. Dengan adanya karakter dasar itulah memungkinkan kita untuk turut Merasakan kesulitan sesama anggota komunitas maupun di luar komunitas dan rela untuk membantu.




#4. Saling mengaku dosa dan saling mendoakan


Hendaklah kamu saling mengaku dosamu dan saling mendoakan, supaya kamu sembuh...
(Yakobus 5:16). Seorang Kristen boleh mengaku dosanya kepada yang lain dan menerima bahwa dosanya itu telah diampuni oleh Yesus (lihat 1 Yohanes 1:9).

Ini adalah perintah Firman Tuhan yang paling jarang dilakukan. Semua anggota biasanya saling menjaga kesan baik atau "jaim". Dihadapan pemimpin atau sesama anggota sangat kelihatan rohani tetapi jika di luar komunitas berbeda. Bagiab ini bisa dijelaskan dalam satu kata yaitu "Integritas" (baca juga tulisan tentang integritas).



#5. Saling menghiburkan

Jika kita membaca dan juga mendengar kata menghibur, maka gambaran yang ada dalam pikiran kita adalah kesusahan dan kemalangan yang dialami oleh sesama saudara kita. Kemungkinan kita akan gampang menangis bersama saudara kita yang bersedih, tetapi bagaimana dengN bersukacita bersama?. Tidak gampang ikut bersuka-cita dengan orang lain, tatkala orang lain berhasil, tatkala orang lain sukses, ; sering kali yang ada dalam pemikiran kita adalah, mengapa tidak saya yang sukses? Mengapa tidak saya yang berhasil? Keegoisan kita begitu berpengaruh dalam kehidupan kita, sehingga membuat kita tidak bisa bersukacita bersama saudara kita.



#6. Saling menasihati


Tidak semua orang mau dinasehati. Hal ini karena semua merasa lebih dari pada yang lain. Sebagai tubuh Kristus, anggota keluarga Allah tidak bisa demikian, semua harus tumbuh dan sama merata sesuai dengan keberadaannya. Jikalau ada seorang anak, yang tubuhnnya mulai besar, lalu tangannya dan kakinya serta kepalannya tetap kecil, maka sebagai orang tua, ia akan bawa anak ini ke dokter, untuk mengobatinya, karena itu abnormal, tidak mestinya demikian. Demikain juga kalau ada salah satu anggota tubuh kita bersalah (sakit), perlu diobati = dinasehati.



Semoga bermanfaat.....

Comments