Mau dibawa kemana Hubungan ini?



Beberapa kategori hubungan orang percaya dengan Tuhan:

• Diangkat jadi anak ( Yoh 1:12..Rom 8:15)
• Hamba-Nya ( Yoh 15:15)
• Sahabat-Nya (Yoh 15:15)
• Calon mempelai (masa pacaran)
• Mempelai Kristus (Wah 19:7)

Orang yang sudah percaya Yesus dipersiapkan untuk menjadi mempelai-Nya Sekarang ini kita ada dalam masa pacaran


Proses Menuju Mempelai

#1. Pembenenaran
#2. Pengudusan
#3. Pemuliaan
#4. Mempelai


Baca juga : javascript:void(0);

Bagaimana caranya supaya hubungan kita dengan Tuhan bisa di bawa ke jenjang pernikahan Anak Domba Allah:

1. Menjaga kwalitas keintiman

• Intim didalam persekutuan pribadi dengan Tuhan
• Untuk menjaga kualitas keintiman kita dengan Tuhan maka kita harus fokus kepada kerajaan Allah
• Intim dalam memuji dan menyembah di gereja,rumah dan tempat lain
• Menambah pengetahuan akan firman Tuhan lewat membaca Alkitab,buku rohani,mendengar khotbah dll

2. Hidup dalam fondasi Kasih setia
• Amsal 3:3 > janganlah kiranya kasih dan setia meninggalkan engkau! Kalungkanlah itu pada lehermu,tuliskan pada loh hatimu


• Hosea 6:6 >sebab Aku menyukai kasih setia.......

• Mengasihi Tuhan dan sesama harus menjadi fondasi dari hubungan kita dengan Tuhan
• Kasih kepada Tuhan dan sesama harus dilakukan dengan landasan kesetiaan (konsisten)
• Kesetian kita dalam Tuhan dan melayani Tuhan harus dilandasi oleh kasih,bukan karna motif lain


3. Keinginan (hati) Tuhan merupakan fokus hidup calon mempelai

• Keinginan-Nya banyak jiwa(orang berdosa) diselamatkan
• Matius 28 :19-20 merupakan pesan/amanat Tuhan sebelum naik ke surga
• Melaksanakan Amanat agung adalah HATI Tuhan
• Calon mempelai akan diminta pertanggungjawaban mengenai misi ini

4. Calon mempelai mengembangkan kwalitas Rohani sampai menjadi dewasa/sempurna

• Dewasa rohani merupakan standar menjadi mempelai
• Matius 5:48...karena itu haruslah kamu sempurna,sama seperti Bapamu di sorga adalah sempurna
• Ibrani12:14......kejarlah kekudusan,sebab tampa kekudusan tidak seorangpun akan melihat Tuhan
• Memperbaiki diri merupakan langkah awal mengembangkan kwalitas rohani (sekarang kita masi di kasi kesempatan memperbaiki diri)
• Menjaga kepercaayan yang dipercayakan tanda orang yang dewasa

Efesus 4:13, “Sampai kita semua telah mencapai kesatuan iman dan pengetahuan yang benar tentang anak Allah, kedewasaan penuh, dan tingkat pertumbuhan yang sesuai dengan kepenuhan Kristus”). Salah satu syarat dalam pernikahan adalah orang yang dewasa, bukan anak-anak. Bagaimana mungkin seorang anak kecil dapat melakukan pernikahan? Karena itu sebagai umat Tuhan yang siap menjadi Mempelai-Nya, kita harus semakin dewasa rohani. Bukan berdasarkan berapa lamanya kita menjadi orang Kristen, tetapi seberapa tingkat iman percaya kita kepada Tuhan.

Semoga bermanfaat....




Comments