MARI BERSYUKUR.......




everdethan.blogspot - Yg tinggal digunung merindukan PANTAI...
Yg tinggal dipantai merindukan GUNUNG...
Dimusim kemarau merindukan musim HUJAN...
Dimusim hujan merindukan TDK HUJAN...
Yg berambut hitam menggagumi yg PIRANG...
Yg pirang menggagumi yg HITAM...
Diam dirumah merindukan BEPERGIAN...
Setelah bepergian merindukan RUMAH...
Ketika masih jadi karyawan ingin jadi ENTREPRENEUR supaya punya TIME FREEDOM, begitu jadi entrepreneur ingin jadi karyawan, biar gak pusing...
Waktu tenang mencari KERAMAIAN, waktu ramai mencari KETENANGAN...
Saat masih bujangan, pengin punya suami ganteng/istri cantik, begitu sudah dapat suami ganteng/istri cantik, pengen yg biasa2 saja, bikin cemburu aja/takut SELINGKUH...
Punya satu anak mendambakan banyak anak, punya banyak anak mendambakan anak SATU saja.
Kita TDK pernah BAHAGIA, sebab segala sesuatu tampak INDAH hanya sebelum DIMILIKI, namun setelah dimiliki TDK LAGI INDAH,
Kapankah kebahagiaan akan didapatkan kalau kita hanya selalu memikirkan apa YG BELUM ADA, namun mengabaikan apa yg SUDAH DIMILIKI.


-seorang petani dan istrinya​pulang setelah seharian membersihkan sawahnya menjelang magrib. Tiba tiba cuaca menjadi dingin dan hujan sedikit deras, mereka mengambil selembar daun pisang dan menggunakannya​sebagai payung
Saat mereka berjalan pulang, sepasang suami istri juga melintas di jalan yang sama. Petani itupun​berkata kepada istrinya "Bu seandainya kita punya sepeda motor, maka kita berdua tidak akan lama lama kehujanan". Istrinya pun mengangguk tanda setuju. Sementara itu melintas juga sebuah Pajero sport. Suami dan istri yang menggunakan sepeda motor berguman "seandainya aku punya mobil, maka aku bisa menyenangkan istri sehingga ia tidak kedinginan seperti ini". Dalam mobil seorang wanita cantik bersama suaminya berkata dalam hatinya "seandainya aku bisa menikmati indahnya keromantisan yang dialami oleh istri petani tersebut, maka hatiku akan berbahagia". -

Semua itu hanya karena satu masalah saja yaitu mengucap syukur.Memasyukur. Memang bersyukur ketika kita menerima keadaan yang kurang baik adalah hal yang sulit. Gampang jika kita mengucap syukur pada saat kita bahagia. Ketika kita mendapat promosi jabatan, membeli barang baru, segala sesuatunya berjalan sesuai harapan tentunya mengucap syukur bukanlah perkara sukar. Menjadi sulit ketika kita mengalami banyak masalah, pergumulan hidup yang begitu berat, kejadian-kejadian yang tidak menyenangkan kita alami. Ketika hati kita bahagia, ketika hati kita sedih, mengucap syukurlah.

Berikut ini adalah beberapa alasan mengucap syukur :


1. Karena Mengucap Syukur Adalah Kehendak Allah
Mengucap syukur bukan kehendak teman kita, bukan kehendak pendeta, namun kehendak Allah didalam Kristus Yesus. Tuhan mau kita sebagai Anak Tuhan untuk mengucap syukur dalam segala hal. Ketika kita mengucap syukur, kita melakukan kehendak Allah.
2. Mengucap Syukur Adalah Kunci Kebahagiaan
Kekayaan tidak dapat memberi kita kebahagiaan, begitu pula dengan jabatan, kepandaian, kekuatan kita. Jika uang menjadi tolak ukur kebahagiaan, Adolf Merckle tidak akan menabrakan dirinya di kereta, jika ketenaran dapat menjamin kebahagiaan, tentunya para selebritis tidak ada yang depresi. Kunci kebahagiaan adalah selama kita mensyukuri hidup ini. Ketika kita mengucap syukur, kita membuka diri untuk bahagia.
3. Menjadi Pribadi yang Positif
Orang yang mengucap syukur dalam segala hal adalah orang yang senantiasa membangun dirinya ke arah yang lebih baik. Melihat segala sesuatu pada sisi yang benar, setiap kejadian yang ada entah baik atau buruk tidak melemahkan dia, namun selalu berdampak positif.

Mungkin anda berkata, bagaimana mungkin saya dapat mengucap syukur sedangkan hidup saya sudah sulit, saya menanggung masalah yang begitu berat. Jadi bagaimana kita dapat mengucap syukur ?
1. Ingatlah Selalu ada hal untuk disyukuri
Siapapun anda, seberat apapun hari yang anda lalui ingatlah bahwa selalu ada hal untuk disyukuri. Ketika kita masih diberikan kesehatan mengucap syukurlah, ketika kita masih bisa makan kita mengucap syukur, ketika kita masih memiliki rumah untuk berlindung, teman yang mengasihi kita, bahkan ketika kita masih diberikan nafas kehidupan, mengucap syukurlah. Seberat apapun masalah pergumulan kita selalu ada hal untuk disyukuri.
2. Segala Sesuatunya Mendatangkan Kebaikan
(Roma 8:28a) “Kita tahu sekarang, bahwa Allah turut bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan bagi mereka yang mengasihi Dia”. Ketika kita mengasihi Tuhan, kita melakukan kehendakNya dan dalam hal ini kita mengucap syukur. Ingatlah bahwa Allah selalu merancangkan kebaikan bagi mereka yang mengasihi dia, bagi setiap pribadi yang melakukan kehendak Allah, setiap pribadi yang mengucap syukur. Ketika kita tahu bahwa segala sesuatunya (entah menyenangkan atau tidak) pasti mendatangkan kebaikan, mengapa kita enggan mengucap syukur ?


Akhir kata Mengucap syukurlah dalam segala hal, sebab itulah yang dikehendaki Tuhan bagi kita semua.

Tuhan Yesus Memberkati ..... Semoga bermanfaat.

Comments